SILABUS KONSULTASI
PENDAMPINGAN KONSULTASI DAN IMPLEMENTASI MANAJEMEN STRATEGI
1. KONDISI PERMASALAHAN DI ORGANISASI
Banyak organisasi menghadapi tantangan dalam merumuskan dan mengimplementasikan strategi yang efektif. Strategi yang dimiliki seringkali belum terstruktur, tidak berbasis data, serta belum terintegrasi dengan visi, misi, dan tujuan organisasi.
Selain itu, organisasi sering mengalami kesulitan dalam menerjemahkan strategi ke dalam program kerja yang terukur, indikator kinerja (KPI), serta monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan. Hal ini menyebabkan strategi tidak berjalan optimal dan tidak memberikan dampak signifikan terhadap kinerja organisasi.
Namun demikian, organisasi sering mengalami kendala dalam:
- Menyusun visi, misi, dan tujuan strategis;
- Melakukan analisis lingkungan internal dan eksternal (SWOT);
- Menyusun rencana strategis (Renstra);
- Menentukan indikator kinerja utama (KPI);
- Mengimplementasikan dan memonitor strategi secara efektif.
2. OUTPUT YANG DIHARAPKAN
A. Kompetensi SDM
- Memahami konsep dan prinsip manajemen strategi;
- Mampu melakukan analisis strategis;
- Mampu menyusun rencana strategis organisasi;
- Mampu menetapkan KPI dan target kinerja;
- Mampu melakukan monitoring dan evaluasi strategi.
B. Dokumen
- Dokumen Rencana Strategis (Renstra);
- Visi, Misi, dan Tujuan Organisasi;
- Analisis SWOT;
- Key Performance Indicator (KPI);
- Roadmap dan rencana aksi strategis.
C. Implementasi
- Strategi organisasi terstruktur dan terdokumentasi;
- Implementasi strategi berjalan efektif;
- Peningkatan kinerja organisasi berbasis strategi.
3. TUJUAN (HARAPAN)
Penerapan Manajemen Strategi bertujuan untuk meningkatkan efektivitas perencanaan dan pencapaian tujuan organisasi. Secara khusus:
- Menyusun arah dan kebijakan strategis organisasi;
- Menyelaraskan program kerja dengan visi dan misi;
- Meningkatkan kinerja organisasi;
- Mengoptimalkan penggunaan sumber daya;
- Meningkatkan daya saing organisasi.
4. TAHAPAN KEGIATAN
- Pengkajian Awal (Gap Analysis Manajemen Strategi);
- Sosialisasi Awareness Manajemen Strategi;
- Penetapan Visi, Misi, dan Nilai Organisasi;
- Analisis Lingkungan Internal dan Eksternal (SWOT)
- Penentuan Isu Strategis;
- Penyusunan Tujuan dan Sasaran Strategis;
- Penyusunan Indikator Kinerja Utama (KPI);
- Penyusunan Roadmap dan Rencana Aksi;
- Supervisi Penyusunan Dokumen Renstra;
- Supervisi Implementasi Strategi;
- Monitoring dan Evaluasi Kinerja;
- Tindakan Perbaikan dan Pengembangan Strategi.
5. INPUT YANG DIPERLUKAN
- Visi dan misi organisasi (jika ada);
- Struktur organisasi;
- Data kinerja organisasi;
- Rencana kerja sebelumnya;
- Data lingkungan eksternal (pasar, kompetitor, regulasi);
- Kebijakan internal organisasi.
6. TIM INTERNAL YANG PERLU TERLIBAT
- Top Management / Pimpinan;
- Manager / Kepala Bagian;
- Tim Perencanaan / Strategi;
- Seluruh unit kerja terkait.
7. FASILITAS YANG DIPERLUKAN
- Ruangan meeting;
- Dokumen dan data SDM;
- Komputer dan printer;
- Sistem penyimpanan data (digital/cloud).
8. WAKTU YANG DIPERLUKAN
Dua Bulan
9. DASAR HUKUM
- Undang-Undang No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;
- Peraturan terkait perencanaan strategis (untuk instansi pemerintah);
- Praktik terbaik (best practice) manajemen strategi;
- Kerangka Balanced Scorecard (opsional).
10. STRUKTUR TIM PELAKSANA PEKERJAAN
A. Lead Konsultan (1 Orang)
- Minimal S1 (Manajemen/SDM/terkait);
- Pengalaman ≥ 5 tahun;
- Kompetensi di bidang Strategic Management.
B. Asisten Konsultan (1 Orang)
- Minimal S1;
- Pengalaman ≥ 3 tahun.
C. Project Coordinator (1 Orang)
- Minimal S1;
- Pengalaman ≥ 1 tahun.
11. HASIL PEKERJAAN
- Laporan kegiatan, berisikan hasil kegiatan dimulai dari tahap pengkajian awal sampai dengan pengesahan dokumen dipersiapkan sebanyak 3 (tiga) rangkap dijilid ring;
- Dokumen Rencana Strategis (Renstra) dalam bentuk hardcopy dipersiapkan sebanyak sebanyak 3 (tiga) rangkap dijilid lux;
- Dokumen Sistem Manajemen SDM dalam bentuk softcopy (flashdisk) dipersiapkan sebanyak satu unit ukuran 16 GB dan disimpan di google drive organisasi.