RENCANA STRATEGI (RENSTRA)

Dengan pemberlakuan UU No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional memberikan momentum yang paling tepat untuk masing-masing Perangkat Daerah untuk membuat sebuah rencana strategis dalam mencapai visi dan misi Perangkat Daerah yang mengacu pada visi dan misi Provinsi/Kab/Kota yang tertera pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi/Kab/Kota.

Rencana Strategis adalah suatu dokumen Perencanaan yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai dalam kurun waktu 1-5 tahun sehubungan dengan tugas dan fungsi Organisasi serta disusun dengan memperhitungkan perkembangan lingkungan strategis.

Rencana Strategis tersebut merupakan sebuah instrumen yang dapat digunakan untuk lebih mengarahkan organisasi dalam mencapai sasaran dan target yang telah ditetapkan.

Rencana Strategis (Renstra) disusun berdasarkan hasil musyawarah dan mufakat yang melibatkan seluruh unsur di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dimotori oleh tim penyusun yang diketuai oleh Pimpinan Organisasi. Renstra yang disusun merupakan alat kendali dan tolok ukur bagi OPD  dalam penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi yang diemban selama 5 (lima) tahun serta dipergunakan untuk menilai keberhasilan pada setiap tahunnya

Disamping itu, Renstra yang disusun juga ditujukan untuk memacu penyelenggaraan pembangunan agar  lebih  terarah dan menjamin tercapainya sasaran strategis pembangunan 5 (lima) tahun mendatang. Bagi OPD, Renstra dipandang sebagai  :

  • Merupakan alat bantu bagi penyelenggaraan dan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi OPD.
  • Merupakan gambaran visi, misi, persepsi, interprestasi serta strategi Pemerintah Provinsi/Kab/Kota untuk mengantisipasi tantangan pembangunan yang dihadapi.
  • Sebagai “alat” untuk memacu dan memotivasi aparat serta masyarakat dalam proses pencapaian sasaran yang ditetapkan.
  • Sebagai “alat” bagi untuk memastikan bahwa pelaksanaan program dan kegiatan memang selaras dengan upaya pencapaian visi, misi, tujuan dan sasaran strategis
Butuh Bantuan?