QIMS Intrasindo Rayakan HUT yang Ke-17. Perubahan Sistem Manajemen Dibutuhkan Menghadapi Era Industri 4.0 PT.

Posted by riski In: News, Uncategorized No comments

Saat ini, industri 4.0 sedang menjadi pembicaraan banyak orang, dan banyak pula yang masih belum benar-benar mengerti apa sebenarnya yang dimaksud dengan industri 4.0 tersebut. Hal ini disampaikan oleh Ahmad Tirmizi Hutasuhut, selaku Presiden Direktur PT. QIMS Intrasindo, pada acara panel diskusi, Jum’at, 22 Februari 2019, bertepatan dengan ulang tahun perusahaan Konsultan dan Training tersebut yang ke-17, di Qims Centre / TripleS Cafe, Jalan Karya I, No. 1 Medan. Banyak perusahaan yang kolaps karena tidak mampu bersaing dan mengikuti tren digitalisasi yang diterapkan oleh kompetitornya. Oleh sebab itulah, mau tidak mau, dunia usaha harus terus menerus memperbaiki kinerja manajemennya agar agar dapat terus eksis dan memenangkan persaingan.

Panel diskusi yang mengambil tema Perubahan Sistem Manajemen menuju Industri 4.0 ini sekaligus juga melakukan launching terbentuknya Forum Manajemen 4.0 ini, menghadirkan narasumber  dari badan sertifikasi PT. Internasional Global Sertifikat, I Putu Maharta A, yang membahas bagaimana pentingnya perubahan sistem manajemen berbasiskan ISO 9001:2015 menuju industri 4.0. beliau memaparkan bagaimana perjalanan digitalisasi yang diawali di Jerman hingga saaat ini sudah menjadi kebutuhan dalam dunia usaha terutama di bidang industri.  Direktur Operasi PT. Kawasan Industri Medan (KIM) Persero, Prof. Ilmi Abdullah, memaparkan bagaimana peran dunia industri dalam mendukung industri 4.0. Sebagai pihak pengelola dari sebuah kawasan industri Prof. Ilmi menjelaskan bagaimana dinamika yang begitu cepat terjadi pada dunia industri menghadapi era digitalisai ini, sehingga industri yang tidak mampu mengikuti perkembangan akan tertinggal dan kalah dalam bersaing.  Selanjutnya dari perguruan tinggi tampil Dr. Ir. Nazaruddin, MT, Ketua Program S2 & S3 Prodi TI USU yang memparkan bagaimana peran dunia pendidikan dalam mendukung industri di era 4.0 ini. Nazaruddin menjelaskan bagaimana tugas dunia pendidikan harus memberikan dan menyusun materi pembelajaran yang membuat lulusannya mampu mengisi pangsa pasar kerja di era industri 4.0 ini. Beliau juga memaparkan bagaimana perubahan tren terjadi pada dunia pendidikan dalam mengantisipasi kebutuhan dunia industri akan tenaga kerja yang kompeten. Panel diskusi ini dipandu langsung oleh Presiden Direktur PT. QIMS Intrasindo, Achmad Tirmizi Hutasuhut.

Antusiasme peserta dan undangan yang berasal dari berbagai kalangan sangat tinggi, karena panitia memang berusaha mempersatukan ABG, Akademisi, Bisnismen, dan Govenrment atau pemerintahan dalam membahas topik ini. Tirmizi, dalam kata penutupnya menyampaikan bahwa PT. QIMS akan terus berusaha mensosialisasikan Industri 4.0 ini setiap bulan dalam pertemuan Forum Manajemen 4.0 yang dilaunching malam itu.

Sebelumnya, dalam rangkaian HUT PT. QIMS ini, juga diadakan tausyiah untuk karyawan yang dirangkaikan dengan pemberian santunan bagi anak-anak yatim piatu yang ada di sekitar QIMS Centre.

1 Like

Comments: 0

There are not comments on this post yet. Be the first one!

Leave a comment

Butuh Bantuan?